Home / Nasional

Rabu, 13 April 2022 - 16:12 WIB

UU TPKS Disahkan, Pemaksa Perkawinan Anak Dihukum 9 Tahun Penjara

Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pengesahan RUU TPKS menjadi undang-undang, Selasa (12/04)

Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pengesahan RUU TPKS menjadi undang-undang, Selasa (12/04)

AMORFATIMEDIA.COM – Dewan Perwakilan Rayat (DPR) RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi Undang-Undang, Selasa, 12 April 2022.

Salah satu pasal menyoroti ancaman penjara bagi orang yang menikahi anak di bawah umur.

Berdasarkan UU Perkawinan, yang bisa menikah adalah yang sudah berusia 19 tahun. Sedangkan yang dimaksud anak menurut UU Perlindungan Anak adalah yang belum berusia 18 tahun.

Bila ada yang ingin menikahkan anaknya, meski belum 19 tahun, orang tua bisa meminta izin/dispensasi nikah ke Pengadilan Agama. Bila disetujui hakim, perkawinan bisa dilangsungkan.

Baca Juga :  Waspada Gejala Hepatitis Akut Pada Anak Sebabkan Penderita Meninggal Dunia

Draf RUU TPKS yang disahkan DPR menjadi UU, yang didapat amorfatimedia.com Rabu,13 April 2022, membunyikan ancaman penjara bagi orang yang menikahi anak di bawah umur yang tertuang pada Pasal 10.

Pasal 10

(1) Setiap orang secara melawan hukum memaksa, menempatkan seseorang di bawah kekuasaannya atau orang lain, atau menyalahgunakan kekuasaannya untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perkawinan dengannya atau dengan orang lain, dipidana karena pemaksaan perkawinan, dengan pidana penjara paling lama 9 (sembilan) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah).

Baca Juga :  Sejarah dan Latar Belakang Hari Kebangkitan Nasional

(2) Termasuk pemaksaan perkawinan sebagaimana dimaksud pada ayat (1):

  1. perkawinan anak;
  2. pemaksaan perkawinan dengan mengatasnamakan praktik budaya; atau
  3. pemaksaan perkawinan korban dengan pelaku perkosaan.

Pasal yang membunyikan ancaman penjara bagi orang yang menikahi anak di bawah umur itu merupakan usulan Pemerintah yang disetujui Panja 29 Maret 2022 pukul 14.51.

 (Pur/Pram)

Share :

Baca Juga

Nasional

IHSG Dibuka Menguat, Diproyeksi 7.000-7.100A

Nasional

Desak Minta Maaf, Massa Pendukung UAS Datangi Kedubes Singapura

Nasional

BPK Rentan Disuap untuk Dapat Hasil Audit Berstatus WTP

Nasional

Pawang Hujan MotoGP Mandalika Viral, Terungkap Cara Kerjanya

Nasional

4 Striker Legendaris di ONE Championship yang Tanding Ratusan Kali

Nasional

Pengacara Brigadir J Heran Dengan Hasil Autopsi Kedua

Nasional

MA Kurangi Vonis Edhy Prabowo Jadi 5 Tahun Penjara

Nasional

Kuasa Hukum Brigadir J Diusir, Mahfud MD: Pengacara Brigadir J Tak Harus Diundang Saat Rekonstruksi