Home / Nusantara

Senin, 1 Agustus 2022 - 14:29 WIB

Wabah Cacar Monyet, Kepri Tingkatkan Kewaspadaan

Ilustrasi cacar monyet. iStockphoto/atakan

Ilustrasi cacar monyet. iStockphoto/atakan

AMORFATIMEDIA.COM – Wabah cacar monyet (monkeypox outbreak) yang endemik di Afrika Tengah dan Barat mulai menyebar ke berbagai negara sejak beberapa bulan lalu. Penyakit zoonosis ini diduga sudah meluas ke negara-negara Eropa seperti Inggris, Spanyol, Amerika Utara, bahkan sudah sampai Singapura. Indonesia, perlu meningkatkan kewaspadaan.

World Health Organization (WHO) menyebutkan ini pertama kali kasus dan klaster cacar monyet dilaporkan secara bersamaan di negara-negara non endemik dan endemik di wilayah geografis yang sangat berbeda.

Penyakit ini disebut cacar monyet karena pertama kali diidentifikasi pada koloni monyet yang dipelihara untuk penelitian pada 1958. Penyakit ini kemudian terdeteksi pada manusia pada 1970.

Sejak 1970, data WHO menyatakan, kasus cacar monyet dilaporkan pada manusia di 11 negara Afrika – Benin, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Pantai Gading, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, Sierra Leone dan Sudan Selatan.

Baca Juga :  DPR Anggarkan Rp48,7 Miliar untuk Ganti Gorden dan Rp11 Miliar Pengaspalan Area Gedung

Di Asia, kasus ini sudah masuk di Korea Selatan dan Singapura. Kasus di Singapura ini menjadi perhatian, karena berbatasan langsung dan cukup dekat dengan Indonesia terutama, di Kepulauan Riau (Kepri) khusus Kota Batam.

Beberapa bulan belakangan jalur transportasi Singapura –Batam makin dibuka lebar. Semua pelabuhan sudah kembali beroperasi pasca pandemi. Diperkirakan ribuan turis masuk setiap harinya ke Kota Batam.

Di tengah kondisi itu, jalur perbatasan menjadi perhatian Dinas Kesehatan Provinsi Kepri terkait wabah cacar monyet. Dinkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) untuk menindak lanjuti edaran yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI terkait kewaspadaan terhadap penyakit monkeypox di negara non-enemis.

Baca Juga :  Tetapkan tersangka Paniai, Kejagung dianggap tuntaskan setengah tugas Pelanggaran HAM Berat

“Kita sudah membuat dan menyebarkan surat edaran kewaspadaan. Hingga saat ini belum ada ditemukan (kasus cacar monyet) di Kepri,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Mochammad Bisri, Senin, 1 Agusutus 2022.

Bisri mengatakan di dalam surat edaran yang disebarkan tersebut disampaikan apabila ditemukan ada pasien yang dicurigai menderita cacar monyet harus segera melakukan tindakan lebih lanjut.

“Isinya kalau ada pasien yang dicurigai, atau menemukan gejala penyakit yang berbeda, maka sampelnya segera dikirimkan ke BPTKL,” terang dia.

Menurut Bisiri, pihak Kantor Kesehatan…

Share :

Baca Juga

Nusantara

Dana Hibah Masjid Diduga Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi, Ketua BPD dan Kades Keton terlibat

Nusantara

4 Kapal Illegal Fishing Asal Vietnam Ditangkap Baharkam Polri

Nusantara

TNI AL Lepaskan Benih Lobster Hasil Tangkapan di Perairan Kepri, Total Senilai Rp 46,7 Miliar

Nusantara

Pemkab Lingga Raih 5 Kali Opini WTP, DPRD Beri Apresiasi

Nusantara

Pemerintah RI Respons Mahathir: Kepri Wilayah Kedaulatan Indonesia

Nusantara

Kunjungan Kerja ke Lingga, Wakil Gubernur Kepri Tinjau Vaksinasi dan Sunat Massal

Nusantara

Diduga Ada Pengaturan Lelang Paket Sarpras Budidaya Laut Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri

Nusantara

Banyak TKA Asal Tiongkok Tak Berizin Dipekerjakan di Karimun Kepri