Home / Islam Digest

Sabtu, 14 Mei 2022 - 08:56 WIB

Wajib Diketahui! Adab Buang Hajat dalam Islam Berdasarkan Hadis

Ilustrasi

Ilustrasi

AMORFATIMEDIA.COM – Buang hajat adalah salah satu aktivitas yang manusiawi dan dilakukan oleh semua orang. Sebagai agama yang memperhatikan kebersihan, sudah selayaknya seorang muslim juga menjaga etika dan adab saat melaksanakan buang hajat ini.

Dilansir dari rumaysho.com, kami akan menyampaikan adab buang hajat yang perlu diketahui oleh setiap muslim.

Tidak Membawa Sesuatu Bertuliskan Nama Allah

Adab buang hajat yang pertama adalah tidak boleh membawa sesuatu yang bertuliskan nama Allah. Hal ini tidak diperbolehkan karena kita sebagai umat Islam seharusnya mengagungkan nama Allah SWT.

Ada sebuah riwayat, yang meskipun bukan shahih, dapat menjadi gambaran dari larangan ini. Riwayat tersebut dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika memasuki kamar mandi, beliau meletakkan cincinnya.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Baca Juga :  Mulai Besok Pemerintah Gelar Vaksinasi Booster Dosis 2, Ini Syaratnya

Meski hadis ini munkar, namun cincin yang dimiliki oleh beliau memang betul bertuliskan “Muhammad Rasulullah”, berdasarkan riwayat Bukhari dan Muslim.

Syaikh Abu Malik hafizhohullah menjelaskan terkait masalah ini, “Jika cincin atau semacam itu dalam keadaan tertutup atau dimasukkan ke dalam saku atau tempat lainnya, maka boleh barang tersebut dimasukkan ke WC. Imam Ahmad bin Hambal mengatakan, “Jika ia mau, ia boleh memasukkan barang tersebut dalam genggaman tangannya.” Sedangkan jika takut barang tersebut hilang karena diletakkan di luar, maka boleh masuk ke dalam kamar mandi dengan barang tersebut dengan alasan kondisi darurat.”

Membaca Basmalah sebelum Masuk Tempat Buang Hajat

Adab buang hajat yang kedua yaitu membaca basmalah sebelum masuk ke dalam tempat buang hajat. Terkait hal ini terdapat dalil dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang artinya,

Baca Juga :  Kisah Azan Terakhir Bilal Bin Rabah yang Menggetarkan Madinah

Penghalang antara pandangan jin dan aurat manusia adalah jika salah seorang di antara mereka memasuki tempat buang hajat, lalu ia ucapkan “Bismillah”.” (HR. Tirmidzi).

Kemudian hadis lainnya datang dari Anas bin Malik, beliau mengatakan,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika memasuki jamban, beliau ucapkan: Allahumma inni a’udzu bika minal khubutsi wal khobaits (Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan).” (HR. Bukhari dan Muslim).

Namun, jika Anda berada di tanah lapang, dan bukan bangunan tempat buang hajat, maka Anda bisa membacanya ketika membuka pakaian.

Simak Adab Buang Hajat dalam Islam Berdasarkan Hadis di halaman berikutnya.

Share :

Baca Juga

Islam Digest

Bacaan Niat Sholat Dhuha Lengkap dengan Doa dan Tata Caranya

Islam Digest

10 Kiat Agar Tidak Diganggu Setan

Islam Digest

Kisah Azan Terakhir Bilal Bin Rabah yang Menggetarkan Madinah

Islam Digest

Mengenal Allah Lebih Dekat

Islam Digest

Qiyamul Lail di Bulan Ramadhan, Diangkatnya Derajat Hingga Disediakan Surga

Islam Digest

Membunuh Begal untuk Selamatkan Diri Menurut Hukum Islam

Islam Digest

Segeralah Tunduk Untuk Bersujud

Islam Digest

Doa Hasan al-Bashri di Bawah Kilatan Pedang Algojo Irak